Pages

Minggu, 05 Januari 2014

Obrolan Seputar Nikah

Hari ini di LBM seperti biasa kumpul, ngobrol, bertukar cerita dan sebagai macamnya. Gak tau kenapa segala macam obrolan tema serius jatuh pada "Nikah". Iya, Nikah. Salah satu hal yang menjadi bagian dari kehidupan, hal yang saya rasa menjadi kepinginan hampir semua orang. Sebelum ini sebenarnya kita para penghuni LBM pernah membahas tentang nikah, berawal dari salah satu penghuni yang mendengar cerita dari seorang pedagang bahwa "modal nikah 10 Juta juga kurang sekarang" Itu berarti ya gak dapet apa-apa. Hanya saja saya yang masih belum paham, kok bisa ya uang segitu banyak masih dibilang kurang. Ternyata setelah dipikir ya memang seperti itu. Belum untuk seserahan, resepsi dll pastinya gak butuh 10 Juta. Nah, hari ini di LBM obrolan yang menjadi topik utama adalah anggaran nikah. Berawal dari keisengan, obrolan biasa aja, hingga tercipta suatu topik yang agaknya cukup serius. Paling tidak untuk bersiap bagi diri pribadi.

Baim (salah satu penghuni LBM) pun mencetuskan untuk membuat Rancangan Anggaran Pernikahan dengan berbagai estimasi dibantu penghuni lain.

Rancangan Anggaran Pernikahan. By : Baim
Nah itu dia penampakannya. Untuk penjelasannya :

Seserahan 70 Juta. Didapatkan dari estimasi seserahan saat ini sekitar 50 Juta dan Inflasi selama 5 tahun ke depan dengan tingkat 5%-6%. Perhitungan menggunakan Bunga Majemuk : S x (1 + i )^n . Dengan,
S= 50 Juta , i = 6% , dan n = 5.

Angka estimasi tersebut berasal dari beberapa sumber. Jangka waktu 5 tahun berarti bagi yang siap menikah dalam jangka waktu 5 tahun setelah lulus. Didapatlah hasil 70 Juta. Namun 70 Juta hanya untuk seserahan dari pria ke wanita. Belum yang lain-lainnya.

Saya sendiri lupa singkatan-singkatan yang ada di papan tersebut -_-" Yang jelas itu biaya yang dikeluarkan saat seserahan sampai dengan resepsi (tapi belum termasuk beli rumah sendiri). Ya kurang lebihnya seperti itu. Dan didapatlah hasil 203 Juta. Banyak juga ya :| Namun berhubung seserahan adalah urusan untuk para pria maka biaya bersama sekitar 133 Juta. Apabila ingin ditanggung oleh kedua belah pihak dengan proporsi wanita 40% dan Pria 60% maka pria menanggung sekitar 80 Juta, sedangkan wanita menanggung 53 Juta. Disini perhitungan belum selesai.
Bila di sederhanakan kembali untuk estimasi 5 tahun ke depan maka :

Pria :
70 Juta (seserahan) + 80 Juta (biaya lain-lain) = 150 Juta
150 Juta : 5 Tahun = 30 Juta
30 Juta : 12 Bulan = 2,5 Juta
Jadi pria paling tidak mulai menabung 2,5 juta perbulan untuk biaya pernikahan 5 tahun ke depan.

Sedangkan Wanita :
53 Juta : 5 Tahun = 10,6 Juta : 12 Bulan = 1 Juta (pembulatan lebih ke atas)
Wanita perlu menabung 1 juta perbulan untuk biaya bersama pernikahan 5 tahun ke depan.

HAHAHA. Konyol ? Memang sangat konyol obrolan ini. Tapi ada manfaatnya juga, paling tidak tadi laki-laki penghuni LBM jadi lebih berfikir untuk hal seperti ini. Obrolan belum selesai, alias dilanjut via twitter. Berikut screenshootnya :





Makin ke bawah omongan mulai ngaco. Setidaknya lelaki-lelaki ini sudah ada bayangan berapa yang harus mereka persiapkan untuk menikah. See ? Mending ikutan bikin perhitungan jangka panjang. Atau kalau gak mau repot ya ikutin aja yang udah saya jelasin. 

Selamat menabung untuk masa depan :D


*Ehem kode ah buat calon suami :p

Jumat, 27 Desember 2013

Kini ..

Sungguh tak pernah ku sangka bahwa kini, segala yang ku anggap tak mungkin bisa menjadi mungkin. Bahwa segala yang ku anggap terlalu tinggi sudah menghampiri. Bahwa segala yang tak mungkin terjadi kini benar-benar sudah terjadi. Bahkan apa-apa yang pernah terpendam kini telah terungkapkan, meski mungkin masih dalam kadar banyak bungkam.

Mengagumimu, awalnya memang hanya dalam diam. Meski pada akhirnya memang benar-benar terungkapkan. Walaupun hanya dengan tulisan, dan saat ia sudah pergi meninggalkan. Semua sengaja kulakukan, karna sejujurnya aku memang tak punya cukup keberanian untuk mengungkapkan segala yang terpendam.

Ketika jarak yang membentang mulai memisahkan, penyesalan pun satu demi satu mulai berdatangan. Entah karna ketidakhadiranku di hari bahagiamu, atau karna segalanya tak pernah langsung terungkapkan.

Lalu, hariku kembali kau buat indah. Saat kau berniat untuk merenovasi segala kerapuhan yang ada di dalam hati, saat kau berniat untuk menjadi pemilik kunci hati, dan saat kau berniat untuk menetap di dalamnya tanpa hanya sekedar singgah. Semuanya memang terlalu dini, tapi terlanjur kau buat indah kembali.

Kini, diantara kita hanya perlu mengerti. Kamu dengan kesibukanmu, begitu pula aku. Jangan lagi ungkap masa lalu, karna segalanya tlah ditutupi olehmu. Jalani saja apa yang ada di depan mata. Syukuri saja apa yang sudah dimiliki. Terima saja segala yang ada dengan lapang dada. Maka ku yakin semua akan indah terasa.

Semua ini terjadi karena takdir Tuhan. Entah itu sebuah kepergian, ataukah sebuah pertemuan. Entah hanya sesaat ataukah selamanya. Apapun yang terjadi nanti, ku mohon tetaplah sama-sama memperjuangkan di saat ini. 

Bogor, 27 Desember 2013

Minggu, 01 Desember 2013

Sekarang sudah ada kamu

Sekarang sudah ada kamu
Yang menghapus air mataku
Meredakan dukaku
dan menghilangkan sendu di wajahku

Sekarang sudah ada kamu
Yang menemani setiap hariku
Menjadi mentari di setiap pagiku
dan menjadi penerang di gelap malamku

Sekarang sudah ada kamu
Pereda lara dari sakit hatiku
Pencipta bahagiaku di setiap waktu
dan bersedia untuk menjaga hatiku

Sekarang sudah ada kamu
Yang ku harap dapat melengkapi kekuranganku
Bersabar dengan sikap kekanak-kanakanku
dan mengerti segala kelemahanku

Sekarang sudah ada kamu
Jadi, jangan lagi ungkit tentang masa lalu

Bogor, 01 Desember 2013

Sabtu, 30 November 2013

Aku sudah pergi

Maaf aku sudah tak lagi di sini
Aku sudah pergi
Aku sudah meninggalkan semua kenangan kita di sini
Kau lihat-lihat saja sendiri
Bagaimana semua kenangan ini bisa tersusun rapi
Bagaimana aku bisa menjaga kesetiaan sejak dini
Bagaimana aku bisa jatuh dan bangkit kembali
Bagaimana aku terluka dan bisa sembuh lagi
Bagaimana aku bertahan dan mencintai seorang diri
Bagaimana aku lelah menanti dan memutuskan berhenti
Semuanya ku tinggalkan di sini
Bersama suka duka yang pernah kita lalui

Maka dari itu, jangan kau cari aku lagi
Karena aku Sudah Pergi
Ke tempat baru yang saat ini sudah ku pijaki
Bahagia yang ku yakini ada di tempat baru ini
Dengan segala harap yang ku yakini lebih pasti
Dengan ia yang ku yakini lebih bisa menjaga hati

Bogor, 30 November 2013

Minggu, 17 November 2013

Butuh waktu

Luka ini sudah hampir sembuh
Meski belum secara menyeluruh
Maka dari itu jangan dulu kau sentuh
Aku masih butuh waktu untuk membuatnya utuh
Jika kau benar-benar sungguh
Bantu aku untuk membuatnya kembali kukuh