Pages

Minggu, 20 Januari 2013

Rindu Kamu .....

Surat ini masih untuk kamu yang sudah lama tak mengisi hari-hariku.
Kamu kemana ? mungkin terlalu sibuk sampai lupa denganku.
Aku tak pernah bermasalah dengan kesibukannmu. Begitupula jika kamu tak menghubungiku.

Karna aku tau diantara kesibukanmu ada diantaranya yang tak ingin ada aku. Jadi aku tak mau ganggu.
Masalahku hanya kepada rindu. Ya Rindu kamu. Mungkin karna dahulu ada kamu yang selalu mengisi hari-hariku. Membuat senyum di lekuk bibirku. Menjadi pelangi sesudah hujanku. Serta menjadi bintang di setiap malamku. Hingga akhirnya aku berujung candu.

Rindu kamu.
Mungkin dulu kamu sering berucap itu kepadaku. Kini giliranku. Walaupun tak terucap langsung tapi aku yakin kamu tau surat ini untuk kamu. Itupun jika kamu masih memiliki kepekaan yang jitu seperti yang lau-lalu.Jika kepekaanmu hilang. Akupun tak masalah jika kamu tak tahu ini rindu yang tercipta untukmu. Karna aku tak pernah memaksamu untuk tau itu. Cukuplah bagiku merasakan pernah adanya kamu di setiap hatiku dan menikmati kesemuanmu dengan rindu.

Bogor, 20 Januari 3013

#30HariMenulisSuratCinta
Surat ke-2 hari ke-7

Sabtu, 19 Januari 2013

Teruntuk Pangeran Kecilku

Halo pangeran kecilku apa kabar ?
Pangeran kecil ? ah aku lupa dulu kamu pernah mengetikkan 'titik dua buka kurung' karna ku panggil pangeran kecil. Katamu 'apa aku anak kecil dimata kamu :(' . Jadi teringat masa lalu.



Apa kabar ? Padahal baru beberapa menit yang lalu aku mengakhiri obrolan chat kita di media sosial tapi mengapa masih aku tanyakan apa kabar ? Ah ini hanya basa-basiku saja. Oh ya aku baru ingat, tadi kabarmu sedang tidak baik, aku berharap setelah obrolan chat kita berakhir dan saat aku sedang menuliskan surat ini mood-mu kembali membaik.




Sejujurnya aku rindu kamu.


Rasanya sudah lama sekali kita tak saling mengirim pesan. Tak berbincang seru dengan saling mengirim kata. Sekarang siapa ya wanita beruntung itu yang sering bertukar cerita denganmu ? Pastinya bukan aku.
Kamu tau aku cemburu ?
Aku cemburu dengan kedekatanmu terhadap banyak wanita. Ah tapi siapalah aku berani mencemburuimu.
Siapapun wanita itu pasti dia sangat beruntung bisa menggantikan posisiku. Posisiku ? ya posisiku. Karna aku ingat saat kamu bilang sayang kepadaku. Kini panggilan sayang itu pasti sudah ke lain wanita. Bukan aku (lagi) pastinya.
Tahukah kamu aku menyesal ?
Aku menyesal telah menyia-nyiakan kesempatan saat itu. Kini aku terbelenggu dengan perasaanku. Perasaan cinta kepadamu yg tak tepat waktu.
Sekarang aku ingin meminta maaf kepadamu.
Maafkan aku karna rasa cintaku jatuh diwaktu yang tak tepat. Kini aku mencintaimu disaat kamu (mungkin) sudah melupakanku.
Sekali lagi maafkan aku. Pangeran Kecilku.






Proyek #30HariMenulisSuratCinta Hari #ke-6
*Ini proyek #30HariMenulisSuratCinta ku yang pertama*

Jumat, 18 Januari 2013

2 Pohon Cemara



Saat kelas 3 SD aku pindah ke perumahan ini. 2 pohon berampingan itu sudah ada sejak aku pindah ke sini. Letaknya ada di sebrang rumahku. Tepatnya di depan rumah tetanggaku. Dulu tinggi pohon cemara itu hanya seperti pohon natal ukuran sedang. Tak setinggi sekarang. Aku dan teman-teman dulu sempat berkhayal untuk menghiasnya seperti pohon natal. Karna bentuknya yang masih indah, lebat dari atas ke bawah. Kini pohon cemara itu semakin tumbuh tinggi, daunnya tak selebat dulu. Pohon cemara itu tak pernah ada yang mengurusnya. Walaupun sudah beberapa kali rumah dibelakangnya berganti penghuni. Aku rasa hanya aku yang sadar akan tumbuhnya pohon itu. Meskipun kesadaranku tak sengaja.

Rabu, 26 Desember 2012

Pergi dan Kembali

Kini kau tlah pergi
Pergi dari hatiku yang kau singgahi
Sebenarnya pergi atau diamnya kamu di hati tetap saja aku merasa sepi
Diamnya kamu di hati tak pernah kau coba mengerti
Kau selalu saja ingin menang sendiri
Tak sadarkah hati siapa yang sedang kau singgahi ?
Hati seorang gadis yang kodratnya selalu ingin di mengerti

Kini kaupun kembali
Kembali ke tempat yang kau tuju
Bukan di hatiku, melainkan hatinya
Aku tau jika kamu takkan mampu melupakannya
Walau kamu sudah berupaya untuk menetap di hatiku
Tetap saja tujuanmu hatinya

Kini kamu bahagia ?
Aku yakin iya
Bagaimana bisa seseorang tak bahagia bila bertemu belahan jiwanya
Tenang saja kamu begitu aku juga takkan sengsara
Aku ikut bahagia ..
Tapi bukan karna kamu bahagia,
melainkan karna kamu telah pergi dan kembali
Pergi dariku yg mungkin takkan pernah bisa kamu mengerti
dan kembali kepadanya yang aku tau selalu membuatmu menanti

Senin, 24 Desember 2012

Tentang Kekaguman

Ini bukan jatuh cinta diam-diam
Apalagi sesuatu yg dinantikan
Bukan soal harapan ataupun kepastian
Bukan pula soal kedekatan
Ini hanyalah tentang perasaan
Namun bukan perasaan mendalam
Hanya saja ini perasaan terpendam
Tak ingin sampai meredam
Namun tak punya keberanian mengungkapkan
Karna aku hanya diam
Menatap wajah dan senyummu yg menenangkan
Melihat tawa lepasmu yg membahagian
dan memperhatikan tingkahmu sepenglihatan
Sekali lagi ini bukanlah jatuh cinta diam-diam
Ini hanyalah sebuah kekaguman
yang entah sampai kapan akan bertahan

Ada kalanya sekedar mengagumi lebih indah daripada memiliki. - @aliflifa